9 Cara Mudah Menanam Anggrek Bulan Di Rumah
Di kalangan pecinta anggrek, nama anggrek bulan tentu sangat tidak asing. Ternyata, cara menanam anggrek ini cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah, lo!
Anggrek bulan diberi julukan puspa pesona yang merupakan salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia sesuai Keputusan Presiden Nomor 4/1993.
Kelopak bunga dari anggrek ini umumnya berwarna putih, tapi juga ada beberapa warna lainnya yang juga tak kalah menarik.
Pada dasarnya, merawat anggrek bisa dibilang susah-susah gampang, karena tanaman ini membutuhkan kondisi tumbuh yang tepat agar rajin berbunga.
Perlu kamu ketahui bahwa ada dua jenis anggrek, yaitu anggrek epiphyt yang hidup menempel pada tanaman lain dan anggrek terrestris yang hidup pada tanah.
Untuk menanam anggrek ini, kamu bisa menggunakan pot biasa karena anggrek ini termasuk jenis anggrek terrestris.
Simak cara menanamnya, yuk!
Cara Menanam Anggrek Bulan
menanam anggrek bulan
sumber: hgtv.com
- Pemilihan Bibit
Langkah ini berlaku untuk setiap penanaman jenis tumbuhan, karena bibit yang baik akan menentukan kualitas tumbuhan tersebut ke depannya.
Sama halnya dengan anggrek, kamu harus tahu seperti apa kriteria bibit anggrek yang baik.
Berikut kriteria bibit anggrek yang baik:
Berusia 1 tahun
Memiliki daun dan akar yang baik
Bibit tersebut kemudian ditanam ke dalam wadah plastik selama 3 bulan, lalu dipindahkan ke dalam pot kecil berdiameter 6-12 cm
Selama proses pembibitan, kamu harus memberikan pupuk organik secara rutin dan benar agar bibit tumbuh maksimal.
Baca Juga:
12 Daftar Nama Bunga yang Mudah Dirawat di Rumah | Lengkap dengan Cara Menanam!
- Tanam di Tempat yang Benar
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, menanam anggrek bulan bisa dibilang susah-susah gampang.
Gampangnya, anggrek ini tidak memerlukan sinar matahari yang banyak hanya sekitar 20% per hari.
Kamu bisa menempatkan anggrek ini di tempat yang teduh seperti di bawah pohon rindang, digantung di atap teras, atau di teras rumah.
bibit anggrek bulan
sumber: pixelbali.com
- Atur Ketinggian Pot Anggrek
Ketinggian lokasi penanaman adalah hal yang perlu kamu pertimbangkan, pasalnya hal ini akan mempengaruhi proses tumbuh anggrek.
Secara umum, anggrek jenis ini bisa tumbuh dengan ketinggian 600 meter di atas permukaan air laut.
- Perhatikan Daun Anggrek
Saat merawat anggrek, kamu bisa melihat hasilnya melalui tampilan daunnya.
Kalau daun anggrek tersebut berwarna hijau cerah, berarti anggreknya mendapatkan intensitas matahari yang cukup.
Kalau daunnya berwarna hijau tua, berarti intensitas matahari yang didapat kurang memadai atau kurang terpapar sinar matahari.
Sedangkan jika daunnya berwarna kecoklatan, berarti cahaya matahari yang didapat terlalu berlebihan.
- Menjaga Kelembapan Anggrek
Pada umumnya, anggrek lebih suka hidup di tempat yang kering, tapi tetap harus mendapatkan penyiraman yang cukup.
Anggrek bulan sendiri bisa menerima tingkat kelembapan hingga batas maksimal 70%, karena media tanam yang terlalu basah dapat membuat anggrek ini membusuk.
perawatan anggrek bulan
sumber: bibitonline.com
- Perhatikan Durasi Penyiraman
Untuk proses penyiramannya, anggrek ini sebaiknya disiram 2-3 kali sehari ketika cuaca sedang panas.
Teknik penyiraman yang baik untuk anggrek ini adalah langsung menyiramnya ke bagian akar.
- Menjaga Sirkulasi Udara
Saat menanam anggrek, jangan lupa untuk memperhatikan sirkulasi udara.
Dengan kondisi angin yang pas, anggrek ini dapat tumbuh dan mekar dengan baik.
- Jauhkan dari Hama
Tak dapat dipungkiri, setiap tumbuhan selalu rentan terhadap hama yang jelas akan merusak kualitasnya.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya kamu melakukan penyemprotan insektisida dan fungisida satu minggu sekali.
cara merawat anggrek bulan
sumber: bibitonline.com
- Jaga Asupan Nutrisi
Asupan nutrisi anggrek bisa dijaga dengan melakukan pemupukan secara rutin dengan ketentuan pupuk tersebut mengandung kalsium, fosfor, dan kalium.
Pemupukan ini dilakukan secara rutin setiap 2 minggu sekali.
Source : 99.co



